Sigit Saptono

Blog berisi tentang panduan dan tips menarik, semoga bermanfaat

  • Home
  • Contact Us
  • About Us
  • Tips
  • INFO
Home » All post

Cara Mengajukan Pembuatan Duplikat Nikah Ke KUA

Buku duplikat akta nikah atau masyarakat lebih sering dengan menyebut buku nikah didapat apabila kita sudah melaksanakan nikah. Karena buka nikah yang asli disimpan atau diarsipan di Kantur Urusan Nikah tempat kita tercatat saat kita melangsungkanpernikahan. Untuk mendapat buku duplikat akta nikah butuh proses dan perjuangan yang panjang, berliku. Karena kita harusmenemukan pasangan yang akan kita nikahi brooow. Yang tentunya pernikahannya tercata di Kantor Urusan Agama (KUA) setempat.Sebagaimana kita ketahui banyak fungsi dari buku duplikat akta nikah. Antara lain sebagai bukti tertulis pasangan suami istri,
sebagai syarat pembuatan akta kelahiran anak, sebagai syarat pembagian hak waris dll. Makadari itu kita wajib berhati-hatidalam menyimpan buku duplikat akta nikah.Tetapi adakalanya buku duplikat kita hilang bukan karena faktor kelalain kita tapi karena faktor alam atau terkena bencana.
Tapi tenang saja kita tidak usah panik apabila buku duplikat kita hilang ataupun rusak. Kita bisa meminta kembali duplikat akta nikah kita ke KUA tempat kita melangsungkan pernikahan. Tetapi KUA hanya melayani 2x kali pengambilan duplikat akta nikah. Jadi kita patut lebih ekstrahati-hati menyimpan duplikat akta nikah.
Berikut beberapa syarat untuk kita bisa mendapatkan duplikat akta nikah.
- baik buku duplikat karena hilang atau rusak kita wajib minta surat
  pengantar dari desa asal saat kita
  melakukan pernikahan.
  Karena seharusnya pemerintah desa juga ikut mencatat waktu peristiwa

pernikahan kita, sehingga akan 
   mempermudah pencarian nomer duplikat akat nikah kita di Kantor Urusan Agama.
- minta surat kehilangan dari Polsek setempat.
- sedangkan kita cukup membawa duplikat akta nikah kita yang rusak apabila buku duplikat akta kita rusak.
   Apabila kita sudah memenuhi semua persyaratan maka kita bisa mengajukan pembuatan duplikat akta 
   nikah di KUA tempat peristiwa nikah kita tercatat yang ditandatangi oleh Kepala KUA.
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
kuakeckaranganyarkebumen
12:24 AM

Apa Saja Persyaratan Nikah yang Perlu dipersiapkan Oleh Calon Penganten

Persyaratan Administrasi Pernikahan

Untuk kita orang Islam ketika anda akan melangsungkan pernikahan,
kita harus mengetahui persyaratan administrasi yang wajib kita penuhi.
Hal tersebut penting, karena apabila kita mengetahui persyaratannya
maka kita bisa sekali jalan dalam melengkapinya, tidak perlu bolak balik.
Karena saya yakin banyak sekali kesibukan yang dipersiapkan ketika anda
akan melangsungkan pernikahan.

Berikut persyaratan administrai pernikahan yang harus
anda penuhi saat ini :
1. Untuk calon pengantin pria
   - Untuk saat ini persyaratan umur untuk calon pengantin pria yaitu
     19 tahun keatas, apabila kurang dari 19 tahun maka calon pengantin
     pria wajib mengajukan perizinan ke Pengadilan Agama setempat.
   - N1 (di buat oleh Kelurahan/desa)
     N1 berisi biodata calon penganten pria.
   - N2 (di buat oleh Kelurahan/desa)
     N2 berisi asal usul dari calon penganten.
   - N4 (di buat oleh Kelurahan/desa)
     N4 berisi tentang orang tua calon penganten
   - N5 (di buat oleh Kelurahan/desa)
     N5 di buat apabila calon pengantin pria berumur kurang dari 21 tahun.
   - Foto berwarna 4x6 = 1 (satu) lembar untuk ditempelkan di Akta Nikah.
     Foto berwarna 3x4 = 1 (satu) lembar untuk ditempelkan di Piagam BP4.
     Foto berwarna 2x3 = 3 (tiga) lembar untuk ditempelkan di buku Kutipan
     Akta Nikah.
   - Foto kopi KTP yang masih berlaku, termasuk foto kopi KTP orang
     calon pengantin.
   - Foto kopi Kartu Keluarga.
   - Foto kopi Akta kelahiran atau bisa diganti Surat Keterangan Kelahiran
     dari Kelurahan atau Desa.
   - Foto kopi ijazah terakhir.
   - Untuk calon pengantin yang bersatus Duda Cerai wajib melampirkan
     Akta Cerai Asli beserta lampirannya, sedangkan calon pengantin yang
     berstatus Duda ditinggal Mati wajib melampirkan N6 (surat keterangan
     kematian) yang dikeluarkan dari Kelurahan. Yang tentunya untuk
     pengantin yang DUDA harus sudah melampui masa idhah yaitu 90 hari
     untuk Duda Cerai, dan 100 hari untuk Duda ditinggal Mati.
   - Setelah berkas-berkas diatas sudah terpenuhi, maka calon penganten
     datang ke Kantor Urusan Agama setempat untuk mendapat surat
     Pemberitahuan Nikah (untuk calon pengantin yang akan melangsungkan
     pernikahan di luar Kecamatan) sedangkan untuk calon Pengantin yang
     masih satu Kecamatan cukup surat Pembertahuan Nikah yang dikeluarkan
     di Kelurahan/ Desa setempat.
   - Untuk calon pengantin anggota TNI atau Polri wajib
     menyertakan surat ijin dari atasan langsung.




















2.Untuk calon pengantin wanita


   - Untuk saat ini persyaratan umur untuk calon pengantin wanita yaitu
     16 tahun keatas, apabila kurang dari 16 tahun maka calon pengantin
     pria wajib mengajukan perizinan ke Pengadilan Agama setempat.
   - N1 (di buat oleh Kelurahan/desa)
     N1 berisi biodata calon penganten wanita.
   - N2 (di buat oleh Kelurahan/desa)
     N2 berisi asal usul dari calon penganten.
   - N3 (di buat oleh Kelurahah/desa)
     N3 berisi persetujuan calon penganten berdua.
   - N4 (di buat oleh Kelurahan/desa)
     N4 berisi tentang orang tua calon penganten
   - N5 (di buat oleh Kelurahan/desa)
     N5 di buat apabila calon pengantin wanita berumur kurang dari 21 tahun.
   - Foto berwarna 4x6 = 1 (satu) lembar untuk ditempelkan di Akta Nikah.
     Foto berwarna 3x4 = 1 (satu) lembar untuk ditempelkan di Piagam BP4.
     Foto berwarna 2x3 = 3 (tiga) lembar untuk ditempelkan di buku Kutipan
     Akta Nikah.
   - Foto kopi KTP yang masih berlaku, termasuk foto kopi KTP orang
     calon pengantin.
   - Foto kopi Kartu Keluarga.
   - Foto kopi Akta kelahiran atau bisa diganti Surat Keterangan Kelahiran
     dari Kelurahan atau Desa.
   - Foto kopi ijazah terakhir.
   - Foto kopi Buku Kutipan Akta Nikah untuk apa bila calon pengantin
     merupakan anak pertama. Hal tersebut diperlukan untuk menentukan
     hak perwalian dari calon pengantin wanita.
   - Untuk calon pengantin yang bersatus Janda Cerai wajib melampirkan
     Akta Cerai Asli beserta lampirannya, sedangkan calon pengantin yang
     berstatus Janda ditinggal Mati wajib melampirkan N6 (surat keterangan
     kematian) yang dikeluarkan dari Kelurahan. Yang tentunya untuk
     pengantin yang Janda harus sudah melampui masa idhah yaitu 90 hari
     untuk Janda Cerai, dan 100 hari untuk Duda ditinggal Mati.
   - Setelah berkas-berkas diatas sudah terpenuhi, maka calon penganten
     datang ke Kantor Urusan Agama setempat untuk mendapat surat
     Rekomendasi Nikah (untuk calon pengantin yang akan melangsungkan
     pernikahan di luar Kecamatan) sedangkan untuk calon Pengantin yang
     masih satu Kecamatan cukup surat Pembertahuan Nikah yang dikeluarkan
     di Kelurahan/ Desa setempat.
   - Untuk calon pengantin anggota TNI atau Polri wajib
     menyertakan surat ijin dari atasan langsung.
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
kuakeckaranganyarkebumen
8:11 PM

Cara Sederhana dan Benar Memelihara Berbagai Macam Kambing dan Domba

Pola peternakan kambing dan domba potong atau pedaging di Indonesia sebagian besar masih berskala kecil sehingga perlu diupayakan secara lebih intensif. Pertambahan penduduk yang tinggi di Indonesia ditambah dengan semakin meningkatnya daya beli masyarakat menyebabkan kebutuhan daging selama ini belim mencukupi permintaan. Produksi dalam negeri untuk daging baru mencapai ± 400.000 ton/tahun, sehingga sampai dengan saat ini masih mengandalkan impor daging.

Penggemukan

Penggemukan kambing atau domba adalah suatu aktivitas pemeliharaan kambing atau domba dewasa yang sebelumnya dalam kondisi kurus selanjutnya ditingkatkan barat badannya melalui proses pembesaran daging dalam waktu 3-5 bulan.

 Beberapa jenis kambing dan domba potong

a) Kambing kacang
Cirinya adalah badan kecil dan relatif pendek, telinga pendek dan tegak, jantan dan betina memiliki tanduk, leher pendek dan punggung meninggi, warna bulu bervariasi, ada yang hitam, coklat, merah atau belang hitam-putih.
b) Kambing Peranakan Etawa (PE)
Sasaran utama dari kambing PE pada dasarnya adalah penghasil susu, tetapi dapat digunakan juga sebagai penghasil daging, terutama setelah masa afkir. Ciri dari kambing ini adalah bagian hidung ke atas melengkung, panjang telinga antara 15-30 cm, menggantung ke bawah dan sedikit kaku, warna bulu bervariasi antara hitam dan coklat, memiliki bulu tebal dan agak panjang dibawah leher dan pundak (jantan), di bagian bawah ekor (betina)
c) Domba Ekor Gemuk
Memiliki ciri bentuk ekor yang panjang, tebal, besar dan semakin ke ujung makin kecil; tidak mempunyai tanduk; sebagian besar bewarna putih, tetapi ada anaknya yang bewarna hitam atau kecoklatan
d) Domba Ekor Tipis
Memiliki ciri tubuh yang kecil, ekor relatif kecil dan tipis, bulu bewarna putih, tidak bertanduk (betina), bertanduk kecil dan melingkar (jantan).
Calon bibit
Bibit kambing atau domba bakalan yang baik untuk pengggemukan adalah sebagai berikut :
1.      umur antara 8 bulan – 1 tahun.
2.      Ukuran badan normal, sehat, bulu bersih dan mengkilap, garis punggung dan pinggang lurus.
3.      Keempat kaki lurus, kokoh dan tumit terlihat tinggi.
4.      Tidak ada cacat pada bagian tubuhnya, tidak buta.
5.      Hidung bersih, mata tajam dan bersih serta anus bersih


Perkandangan
Pada umumnya tipe kandang pada ternak kambing dan domba adalah berbentuk panggung. Konstruksi kandang dibuat panggung di mana di bawah lantai kandang terdapat kolong untuk menampung kotoran. Dengan adanya kolong berfungsi untuk menghindari kebecekan dan kontak langsung dengan tanah yang bisa jadi tercemar penyakit. Lantai kandang ditinggikan antara 0,5 – 2 m. Bak pakan dapat ditempelkan pada dinding. Ketinggian bak pakan untuk kambing dan domba berbeda. Bak pakan untuk kambing dibuat agak tinggi, kira-kira sebahunya karena kebiasaan kambing memakan daun-daun perdu. 

Untuk Domba, dasar bak pakan horizontal dengan lantai kandang karena kebiasaan domba merumput. Lantai kandang dibuat dari kayu papan atau belahan bambu yang disusun dengan jarak 2-3 cm. Dengan demikian, kotoran dan air kencing mudah jatuh pada kolong, sementara tracak/kaki kambing dan domba tidak mudah terperosok dan terjepit terjepit.


Ukuran Kandang :

- Anak : 1 X 1,2 m /2 ekor (lepas sapih),
- Jantan dewasa : 1,2 X 1,2 m/ ekor
- Dara/ Betina dewasa :1 X 1,2 m /ekor
- Induk dan anak 1,5 X 1,5 m/induk + 2 anak

Dasar kolong kandang digali sedalam ±20 cm dibagian pinggirnya dan 30-50 cm pada bagian tengah serta dibuatkan saluran yang menuju bak penampung kotoran. Kotoran kemudian dapat diproses untuk menjadi pupuk kandang. Dan sudah semestinya kandang harus terjaga kebersihannya sehingga ternak kambing dan domba lebih sehat karena tidak mudah terserang penyakit.

Pakan Kambing

Pakan utama yang umum diberikan berupa hijauan segar, seperti rumput, legum(daun lamtoro dan turi, dll) atau aneka hijauan (daun singkong yang mempunyai protein cukup tinggi), daun nangka dan daun pepaya). Khusus legume dan aneka hijauan sebelum diberikan pada ternak sebaiknya dilayukan terlebih dahulu 2-3 jam dibawah terik matahari untuk menghilangkan racun yang ada dalam hijauan tersebut.

Selain pakan hijauan, dapat juga ditambah dengan pakan padat  atau konsentrat. Jenis yang dapat digunakan adalah bekatul, ampas tahu, ketela pohon (dicacah dahulu). Jenis pakan tersebut relatif murah dan mudah dibeli di mana saja. Pakan konsentrat ini akan memberikan sumbangan cukup besar untuk kebutuhan nutrisinya. Kebutuhan setiap ekor kira-kira 3 kg per hari dengan komposisi 40% berkatul 40% ampas tahu dan 20% ketela pohon.


Teknik pemberian konsentrat disarankan jangan bersamaan dengan hijauan,  karena pakan ini mempunyai daya cerna dan kandungan nutrisi yang berbeda dengan hijauan.  Jumlah pemberian konsentrat sekitar 3 kg/ekor/hari.
Tata laksana reproduksi meliputi :
- Dengan pengelolaan yang baik kambing/domba
  dapat  melahirkan 7 bulan sekali.
- Perkawinan kembali setelah melahirkan 1bulan kemudian.
- Penyapihan anak dilaksanakan pada 3 – 4 bulan.
- Umur dewasa kelamin 8 - 10 bulan
- Siklus birahi 17 - 21 hari
- Lama birahi 24 - 40 jam, bila birahi pagi maka sore atau    esok harinya harus dikawinkan
- Masa kebuntingan : 5 bulan.
Tindakan pertama yang dilakukan pada usaha pemeliharaan Kado adalah melakukan pencegahan terjangkitnya penyakit pada ternak. Beberapa langkah pencegahan adalah sebagai berikut :
•   Lahan yang digunakan untuk memelihara Kado harus bebas dari penyakit menular.
•   Kandang Kado harus kuat, aman dan bebas penyakit. Apabila digunakan kandang bekas kado yang telah terserang penyakit, kandang cukup dicucihamakan dengan disinfektan, kemudian dibiarkan beberapa saat. Apabila kandang tersebut bekas kado sehat cukup dicuci dengan air biasa.
•   Kado yang baru masuk sebaiknya dimasukkan  ke kandang karantina dulu dengan perlakuan khusus. Ternak yang diduga bulunya membawa penyakit sebaiknya dimandikan dan digosok dengan larutan sabun karbol, Neguvon, Bacticol Pour, Triatex atau Granade 5% EC dengan konsentrasi 4,5 gram/3 liter air. Untuk membasmi kutu, Kado dapat juga dimandikan larutan Asuntol  berkonsentrasi 3-6 gram/3 liter air.
•   Kandang dan lingkungan tidak boleh lembap dan bebas dari genangan air. Kelembapan yang tinggi dan genangan air mengakibatkan perkembangan nyamuk atau hewan sejenis yang menggigit dan menghisap darak ternak.
•   Dilakukan vaksinasi secara teratur. Vaksinasi bertujuan untuk mencegah terjangkitnya penyakit oleh Virus.
Beberapa penyakit yang dapat menyerang Kambing dan domba adalah : 1) Penyakit parasit (kudis, kutu, cacingan); 2) Penyakit Bakterial (Antarks, Cacar mulut, Busuk Kuku); 3) Penyakit Virus (Orf); 4) Penyakit lain (Keracunan sianida, Kembung Perut, Keguguran). Hal penting dalam pengendalian penyakit adalah meningkatkan kesehatan ternak dan kebersihan kandang dan lingkungan sekitarnya serta monitoring/pengamatan yang kontinyu pada ternak sehingga apabila terdapat gejala penyakit, segera dapat diketahui jenis penyakit tersebut dan cara pencegahan dan pengobatannya.


f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
kuakeckaranganyarkebumen
6:46 PM

Perampok `Berhati Lembut` Tangerang Susui Bayi Korban Mendunia

Perampok `Berhati Lembut` Tangerang Susui Bayi Korban Mendunia
Apa yang dilakukan Kojek Mista dan komplotannya kejam lagi sadis, merampok para korbannya yang tak berdaya. Namun pria 30 tahun itu, yang sangar dengan tubuh penuh tato, masih punya secuil rasa kemanusiaan, menghentikan aksi kejahatannya untuk membuatkan susu formula dan menidurkan bayi korbannya.
Hal tersebut dilakukannya saat menggasak harta sebuah rumah di Perumahan BSD Park Land Provance Lengkong Gudang, Serpong, Tangerang Selatan, Sabtu 22 Juni 2013 lalu.
Kabar tentang perampok berhati lembut itu pun mendunia. Mewarnai pemberitaan sejumlah media internasional. Salah satunya Daily Mail, yang memuat artikel berjudul, "Armed robber who broke into Indonesian house interrupts crime to feed and cradle crying baby while mother is tied up".
Seperti dikabarkan media populer asal Inggris itu, Kojak yang mendengar tangisan bayi korbannya, menanyakan pada sang ibu, yang dalam kondisi terikat, bagaimana untuk menghentikan tangis bayinya itu. Jawab si ibu, bayi laki-laki itu akan diam jika diberi susu.
Lantas, masih dengan panduan sang ibu, ia mencampur 2 sendok susu formula dengan air, meminumkannya, lalu menimang bayi 4 bulan itu hingga tertidur.
"Saya punya anak, jadi tahu bagaimana menimang bayi," kata Kojek ," seperti dimuat Daily Mail, pada Rabu 24 Juli 2013.
Kojek mengaku, ia masuk ke rumah korbannya pukul 03.00 WIB dengan cara memanjat tembok. Pembantu yang terbangun diikat dengan tali. Mulut ditutup dengan lakban.
Nyonya pemilik rumah pun menjerit ketika terbangun dan melihat para penjahat di kamarnya. Dia terdiam ketika salah satu dari perampok mengarahkan pistol ke arahnya.
Sementara, Pejabat Kepolisian Jakarta, Herry Heryawan mengatakan, Kojek Mista tak bisa mengabaikan naluri kebapakannya dan menghentikan aksi kriminalnya, yang dilakukan bersama 4 komplotannya -- membobol dan merampok rumah bersenjatakan pistol, pedang, pisau, dan linggis -- untuk merawat bayi yang menangis.
Setelah bayi korbannya tertidur, Kojek dan komplotannya menggasak barang-barang berharga di rumah tersebut, di antaranya laptop, sejumlah ponsel pintar, uang tunai, perhiasan, dan sejumlah barang lainnya.
Para penjahat ditangkap di sebuah rumah di Jakarta. Polisi dua sepeda motor, golok, linggis, dan sejumlah barang-barang lainnya.
Meski berhati lembut pada bayi korbannya, apa yang dilakukan Kojek dan komplotannya tetap harus diganjar hukuman. Mereka kini terancam 10 tahun bui.
Berita apa yang dilakukan Kojek juga dimuat situs China Radio International (CRI) edisi Bahasa Indonesia dalam artikel, "Perampok Susui Bayi Korban Karena Kasihan". (Ein)
sumber : yahoo.com
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
kuakeckaranganyarkebumen
9:25 PM

Cara membuat Burger untuk sapi atau complete feed

Cara membuat Burger untuk sapi atau complete feed


JAKARTA - Salah satu hewan ternak yang juga menjadi 'korban' letusan Gunung Merapi adalah sapi. Tidak tanggung-tanggung, sapi-sapi yang harus ikut diungsikan mencapai 65 ribu ekor dari empat kecamatan.  Kini mereka terancam kekurangan pangan. 
    Untuk menyiasati ancaman tersebut, tim peneliti dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) mengembangkan teknologi pakan ternak baru seperti 'burger' siap saji. Bahan baku utama burger tersebut adalah jerami padi (70 persen), dedak gandum atau polard (20 persen), serta moleases (larutan tetes tebu) dan larutan mikrobia (10 persen) untuk membantu proses fermentasi. 
    "Campuran berbagai bahan tersebut memiliki kandungan nutrisi yang mencukupi kebutuhan ternak. Sapi-sapi pun tidak perlu tambahan bahan pakan lain, termasuk hijauan, kecuali air minum," kata salah seorang anggota tim peneliti Prof. Dr. Ali Agus, D.E.A. seperti dinukil dari situs UGM, Sabtu (13/11/2010). 
    Jerami dipilih sebagai bahan utama karena harganya realtif murah dan mudah didapat. Proses fermentasi burger pakan ternak hanya membutuhkan waktu 24 jam, relatif lebih cepat dibandingkan dengan teknologi pembuatan pakan silase hijauan yang memerlukan waktu tiga minggu.
    "Keberhasilan proses fermentasi complete feed alias burger pakan sapi ditandai dengan aroma yang harum dan tekstur tidak berubah serta tidak timbul jamur," tutur dosen jurusan Nutrisi dan Makanan Ternak, Fakultas Peternakan UGM tersebut. 
    Tertarik membuat burger pakan sapi? Caranya cukup mudah kok. Pertama-tama, jerami dan polard dicampur. Kemudian moleases yang telah dicampurkan dengan larutan mikroba disiramkan di atas campuran tersebut secara merata. Langkah selanjutnya adalah membungkus 'adonan' burger pakan sapi tadi ke dalam plastik ukuran 25-30 kg dan diikat rapat. Burger ini kuat disimpan hingga enam bulan loh!     
    Saat ini, sudah sekira dua ton burger pakan sapi didistribusikan ke lokasi-lokasi penampungan sapi perah di lapangan Tlogo Adi, Mlati, Sleman. Ternyata, sapi-sapi di sana menyukai burger ini. Tim peneliti pun optimistis teknologi burger pakan sapi dapat mengurangi kerawananan pakan selama krisis Merapi. 
    Betapa tidak, seekor sapi membutuhkan rata-rata 20 kg pakan per hari. Untuk itu, untuk memenuhi kebutuhan sekira 65 ribu ekor sapi diperlukan hijauan minimal 1.300 ton per hari. Kebutuhan pakan konsentrat tiap sapi rata-rata 5 kg per hari. Maka untuk kebutuhan sekira 65 ribu ternak sapi diperlukan pakan konsentrat sebanyak 325 ton per hari. 
    Tim UGM mampu memproduksi hingga dua ton burger pakan sapi tiap hari. Mereka yakin, produksi dapat ditingkatkan jika melibatkan para peternak. "Selain caranya mudah, membuat burger pakan sapi juga bisa menjadi aktivitas sehari-hari agar para peternak yang juga jadi pengungsi tersebut tidak jenuh," papar Ali. (rfa)(rhs) sumber : okezone.com
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
kuakeckaranganyarkebumen
11:58 PM

Pengaruh silase complete feed dengan basal jerami padi dan jerami jagung terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik (in vitro)

Pengaruh silase complete feed dengan basal jerami padi dan jerami jagung terhadap kecernaan bahan kering dan bahan organik (in vitro)

Usaha peternakan memerlukan pakan dengan biaya yang relatif tinggi ± 60% hanya untuk biaya pakan. Salah satu upaya untuk menekan biaya pakan dapat dilakukan dengan penggunaan bahan pakan alternatif yang murah dan tersedia secara melimpah. Limbah organik hasil ikutan limbah pertanian dan limbah industri olahannya seperti jerami padi, jerami jagung, jerami kacang tanah, maupun h Limbah pertanian (jerami padi, jerami jagung, jerami kacang tanah) dapat dimanfaatkan sebagai bahan penyusun complete feed untuk pakan kambing.
Complete feed merupakan ransum berimbang yang telah lengkap unuk memenuhi kebutuhan ternak, baik untuk hidup pokok, pertumbuhan, maupun untuk produksi, dalam penyajiannya tidak memerlukan apapun kecuali air minum. Bahan-bahan tersebut melimpah pada musim-musim tertentu. Agar dapat digunakan dalam waktu relatif lama, perlu dilakukan pengawetan. Banyak cara pengawetan bahan pakan telah dilakukan. Cara yang cukup efisien dan tidak tergantung musim yaitu dengan cara dibuat silase. Silase merupakan teknologi pengawetan bahan dalam kondisi segar dengan bantuan bakteri asam laktat. Bakteri asam laktat akan berkembang apabila mempunyai lingkungan yang sesuai yaitu dengan adanya karbohidrat fermentable dan protein untuk pertumbuhan dan perkembangan bakteri.
Perkembangan bakteri ini akan membuat kondisi lingkungan berubah menjadi asam sehingga bahan pakan akan lebih awet karena bakteri pembusuk tidak akan hidup pada kondisi asam (pH ≤ 4,5). Kelebihan penggunaan silase hijauan pakan mampu mengatasi adanya keterbatasan produksi pakan hijauan pada musim kemarau atau karena menyempitnya lahan hijauan akibat meluasnya penggunaan lahan untuk pemukiman dan pembangunan yang lain. Penggunaan limbah pertanian dan hasil ikutan pengolahan produk pertanian, kandungan protein kasarnya relatif rendah sehingga perlu menggunakan bahan pakan sumber protein. Satu diantara bahan pakan sumber protein yang belum termanfaatkan adalah limbah ikan tangkap (ikan rucah). Ikan rucah merupakan ikan non ekonomi antara lain: 1) kuniran/yellows goatfishes (upeneus sulphureus); 2) mata goyang/swangi/purple sputted bigeyes (priacanthus tayenus); 3) coklatan (pomadasys macullatus); 4) kursi/treafin breams (nemipterus nematophorus).
Kandungan protein ikan rucah ± 56% sangat potensial sebagai bahan pakan ternak ruminansia (sumber: analisis proksimat Lab. INMT 2009). Hanya saja penggunaan ikan harus dalam keadaan segar karena mudah membusuk. Agar dapat digunakan dalam waktu lama perlu dilakukan pengawetan atau dengan cara dibuat silase. Efektifitas proses ensilase limbah pertanian dan perikanan dapat ditingkatkan dengan penembahan bahan aditif karbohidrat non serat berupa onggok dan molases. Efektifitas proses ensilase dapat diukur dengan kecepatan laju penurunan pH menjadi 4 – 4,5. Oleh karena itu perlu dikaji lebih dalam khususnya pembuatan silase menggunakan bahan basal dari limbah pertanian yaitu jerami padi dan jerami jagung.
Karena limbah pertanian (jerami padi dan jerami jagung) mempunyai kandungan protein kasar yang rendah , sehingga perlu penambahan jerami kacang tanah dan ikan untuk sumber protein kasar dalam silase complete feed. Penggunaan complete feed akan mempermudah dalam proses pemberian pakan. Semakin cepat proses ensilase, semakin rendah penurunan kualitas silase selama penyimpanan. Aditif karbohidrat selama silase dapat berpengaruh dalam pola fermentasi mikroba rumen, karena pola fermentasi dikontrol oleh komposisi kimia bahan pakan yang digunakan. Perubahan pola fermentassi mikroba rumen, dapat diukur dari kecernaan bahan kering (KBK) dan kecernaan bahan organik (KBO).asil ikutan pengolahan produk pertanian (onggok dan molases) dapat digunakan sebagai alternatif bahan pakan ruminansia.



Rujukan: skripsi pertanian
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
kuakeckaranganyarkebumen
11:55 PM

FENOMENA SEPUTAR SUMPAH POCONG DI INDONESIA SEKARANG INI

Sumpah pocong yang konon merupakan tradisi masyarakat pedesaan adalah sumpah yang dilakukan oleh seseorang dengan kondisi terbalut kain kafan layaknya orang yang telah meninggal.
Sumpah ini tak jarang dipraktekkan dengan tata cara yang berbeda, misalnya pelaku sumpah tidak dipocongi tapi hanya dikerudungi kain kafan dengan posisi duduk.
Sumpah pocong biasanya dilakukan oleh pemeluk agama Islam dan dilengkapi dengan saksi dan dilakukan di rumah ibadah (mesjid). Di dalam hukum Islam sebenarnya tidak ada sumpah dengan mengenakan kain kafan seperti ini. Sumpah ini merupakan tradisi lokal yang masih kental menerapkan norma-norma adat. Sumpah ini dilakukan untuk membuktikan suatu tuduhan atau kasus yang sedikit atau bahkan tidak memiliki bukti sama sekali.
Di dalam sistem pengadilan Indonesia, sumpah ini dikenal sebagai sumpah mimbar dan merupakan salah satu pembuktian yang dijalankan oleh pengadilan dalam memeriksa perkara-perkara perdata, walaupun bentuk sumpah pocong sendiri tidak diatur dalam peraturan Hukum Perdata dan Hukum Acara Perdata. Sumpah mimbar lahir karena adanya perselisihan antara seseorang sebagai penggugat melawan orang lain sebagai tergugat, biasanya berupa perebutan harta warisan, hak-hak tanah, utang-piutang, dan sebagainya.
Dalam suatu kasus perdata ada beberapa tingkatan bukti yang layak diajukan, pertama adalah bukti surat dan kedua bukti saksi. Ada kalanya kedua belah pihak sulit menyediakan bukti-bukti tersebut, misalnya soal warisan, turun-temurunnya harta, atau utang-piutang yang dilakukan antara almarhum orang tua kedua belah pihak beberapa puluh tahun yang lalu. Bila hal ini terjadi maka bukti ketiga yang diajukan adalah bukti persangkaan yaitu dengan meneliti rentetan kejadian di masa lalu. Bukti ini agak rawan dilakukan. Bila ketiga macam bukti tersebut masih belum cukup bagi hakim untuk memutuskan suatu perkara maka dimintakan bukti keempat yaitu pengakuan. Mengingat letaknya yang paling akhir, sumpah pun menjadi alat satu-satunya untuk memutuskan sengketa tersebut. Jadi sumpah tersebut memberikan dampak langsung kepada pemutusan yang dilakukan hakim.

Sumpah ada dua macam yaitu Sumpah Suppletoir dan Sumpah Decisoir. Sumpah Supletoir atau sumpah tambahan dilakukan apabila sudah ada bukti permulaan tapi belum bisa meyakinkan kebenaran fakta, karenanya perlu ditambah sumpah. Dalam keadaan tanpa bukti sama sekali, hakim akan memberikan sumpah decisoir atau sumpah pemutus yang sifatnya tuntas, menyelesaikan perkara. Dengan menggunakan alat sumpah decisoir, putusan hakim akan semata-mata tergantung kepada bunyi sumpah dan keberanian pengucap sumpah. Agar memperoleh kebenaran yang hakiki, karena keputusan berdasarkan semata-mata pada bunyi sumpah, maka sumpah itu dikaitkan dengan sumpah pocong . Sumpah pocong dilakukan untuk memberikan dorongan psikologis pada pengucap sumpah untuk tidak berdusta.
sumber : beritaunik.net


f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
kuakeckaranganyarkebumen
7:30 PM
Newer Posts Older Posts Home
Subscribe to: Posts (Atom)
Find Us :

Entri Populer

  • Ciri-ciri Patah Tulang dan Pengobatan Pertama Pada Patah Tulang
  • SURAT KRONOLOGI KEMATIAN
  • CEMPE KAKU TERNYATA TETANUS
  • Pembuatan Fodder Pakan Alternatif Untuk Kambing dan Domba dari Berbagai Macam Biji-Bijian
  • TANDA-TANDAN DAN PENANGANAN DOMBA YANG AKAN BERANAK
  • Cara Mengajukan Pembuatan Duplikat Nikah Ke KUA

Blog Archive

  • ▼  2016 (13)
    • ▼  June (1)
      • Cara Menurunkan Berat Badan dengan Cepat dan Tanpa...
    • ►  March (7)
    • ►  February (5)
  • ►  2015 (57)
    • ►  November (1)
    • ►  September (3)
    • ►  August (1)
    • ►  July (4)
    • ►  June (25)
    • ►  May (10)
    • ►  April (2)
    • ►  March (5)
    • ►  February (6)
  • ►  2014 (38)
    • ►  December (1)
    • ►  November (11)
    • ►  October (16)
    • ►  September (4)
    • ►  May (4)
    • ►  March (1)
    • ►  February (1)
  • ►  2013 (14)
    • ►  October (1)
    • ►  July (13)
Powered by Blogger.

Labels

About Us anak domba susah berdiri Cara Mengatasi Rasa Nyeri Pada Saat Menstuasi atau Datang Bulan Cara Pembuatan Pakan Ternak dari Benih Jagung Contact Us Diare Domba dan Kambing Gemuk Duplikat Nikah Hewan Jenis Burung horor Info INTO kambing Keanehan Kecoa Madagaskar yang Mendesis kelining as Kertas kesehatan Kumbang Alien itu Ternyata adalah Kumbang Madagaskar Makanan mata Mengatasi ramput yang mudah patah pengganti buku nikah Persyaratan Nikah stres sumpah pocong Surat Keterangan dan Surat Pernyataan Belum Pernah menikah tanda-tandan dan penganangan domba yang akan beranak Tips untung

Entri Populer

  • Ciri-ciri Patah Tulang dan Pengobatan Pertama Pada Patah Tulang
  • SURAT KRONOLOGI KEMATIAN
  • CEMPE KAKU TERNYATA TETANUS
  • Pembuatan Fodder Pakan Alternatif Untuk Kambing dan Domba dari Berbagai Macam Biji-Bijian
  • TANDA-TANDAN DAN PENANGANAN DOMBA YANG AKAN BERANAK

About Me

kuakeckaranganyarkebumen
View my complete profile
Humor My Zimbio
Copyright 2013 Sigit Saptono - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates